Resep Pais Labu Kuning Kekinian

Pais Labu Kuning. Lihat juga resep Kolek tape labu kuning enak lainnya! Olahan labu kuning yang terakhir adalah pais waluh atau dikenal juga dengan nagasari labu kuning. Makanan ini merupakan makanan khas Kalimantan Selatan.

Pais Labu Kuning Banyak orang yang mengolah labu kuning dengan cara direbus, dikukus atau dibuat kolak. Padahal ada beragam olahan lain dari labu yang bisa kamu bikin. Manfaat labu kuning lainnya adalah merawat kecantikan kulit. Cara membuatnya tidak susah Pais Labu Kuning menggunakan 7 bahan dan 13 langkah. Berikut cara membuat nya.

Bahan yang diperlukan Pais Labu Kuning

  1. Siapkan 200 gram labu kuning, kupas, potong menjadi tiga bagian.
  2. Dibutuhkan 210 gram tepung beras.
  3. Siapkan 300 ml santan perasan dari 250 gram kelapa parut segar.
  4. Dibutuhkan 150 gram gula aren murni yang sudah disisir halus.
  5. Siapkan 1 sdt garam.
  6. Siapkan PEMBUNGKUS :.
  7. Dibutuhkan Daun pisang, pilih yang muda.

Labu kuning kaya akan berbagai vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang diperlukan tubuh agar tetap sehat dan muda. Manfaat labu kuning ternyata sangat banyak. Salah satunya adalah mencegah kanker, berkat Labu kuning kaya akan nutrisi seperti kalium, antioksidan dan vitamin. Kue lumpur labu kuning adalah salah satu resep kue basah tradisional yang sampai saat ini masih disukai oleh sebagian besar masyarakat kita.

Langkah Pembuatan Pais Labu Kuning

  1. Siapkan panci pengukus dan panaskan dengan api sedang hingga mendidih. Masukkan labu kuning ke pengukus, dan kukus selama 20 menit hingga lembut. Jangan terlalu lama mengukusnya agar nutrisinya tetap terjaga. Lebih bagus dikukus seperti ini ketimbang direbus. Sebab kalau direbus nutrisinya dapat larut dengan air perebus yang nantinya akan dibuang juga. Labu kuning mengandung senyawa antioksidan karotenoid yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker..
  2. Kukus sebentar daun pisang di pengukus cukup sampai layu saja. Langkah ini diperlukan agar nantinya daun pisang pembungkus mudah untuk dilipat dan tidak mudah sobek. Sisihkan..
  3. Setelah labu dikukus, haluskan daging labu menggunakan masher atau sendok besar. Sisihkan..
  4. Campur dan aduk rata santan, garam dan gula aren hingga lembut di dalam sauce pan atau panci kecil hingga gula aren larut. Tambahkan tepung beras. Aduk dengan whisker hingga tidak berbutir dan larut. Tambahkan daging labu kuning yang telah dihaluskan. Aduk rata..
  5. Masak sebentar saja campuran labu kuning di panci kecil cukup sampai agak kental sedikit dan mudah disendok sambil terus diaduk tanpa henti di atas api yang paling kecil. Lebih aman menggunakan alat masak yang terbuat dari kaca pyrex. Perhatikan bahwa memasaknya jangan terlalu lama dan jangan menggunakan api yang besar ! Jangan sampai ada yang menempel di dasar panci apalagi gosong. Karena kerak yang gosong itu dikhawatirkan bersifat karsinogenik dalam jangka waktu panjang..
  6. Siapkan daun pisang yang sudah dipotong. Taruh 1 sdm adonan labu kuning ke atas daun pisang dan lipat seperti membuat pais pada umumnya. Lakukan hingga seluruh adonan sudah habis terbungkus..
  7. Panaskan panci pengukus hingga mendidih. Masukkan pais dan kukus. Jangan terlalu lama agar nutrisi bahan tidak hilang. Yang penting matang dan padat. 15 menit saja cukup. Sajikan !.
  8. NOTES : ➡️ Penggunaan gula aren di sini sebagai alternatif pengganti gula pasir sebagai pemanis dan sumber energi. Bisa diganti dengan madu yang selain berfungsi sebagai sumber energi juga dapat meningkatkan sistem imun selepas menjalani kemoterapi..
  9. ➡️ Labu kuning mengandung karoten yang bersifat antioksidan dan menurut beberapa penelitian mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Gula alami yang terdapat pada labu kuning dapat meminimalisir penggunaan gula dan sekaligus dapat menjadi pewarna alami makanan. Labu kuning juga mengandung karbohidrat, serat dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Sifatnya anti inflamatik yg mampu menangkal demam dan peradangan serta terdapat kandungan yg mampu meningkatkan sistem daya tahan tubuh pula..
  10. ➡️ Penggunaan santan harus yang segar dan baru diperas dari kelapa parut segar. Jangan menggunakan santan kemasan karena sudah melalui proses pemasakan dan dimasak dengan suhu yang tinggi, sehingga sifatnya mampu mempercepat pertumbuhan sel kanker. Santan di sini sebagai sumber lemak yang juga dibutuhkan oleh tubuh. Lemak jangan sepenuhnya dihindari, sebab tubuh juga butuh. Hanya saja jumlahnya yang harus dikontrol dan dibatasi..
  11. ➡️ Menurut yang pernah saya baca, santan merupakan alternatif pengganti produk olahan susu (dairy) bagi para survivor kanker, sebab santan mengandung fatty acid yang mudah dicerna dan menjadi energi ketimbang produk dairy. Namun pemakaiannya mesti dikontrol pula dan jangan terlalu berlebihan..
  12. ➡️ Proses memasak di dalam resep ini saya buat sesingkat mungkin dan dengan suhu yang tidak terlalu tinggi. Sebab beberapa ahli percaya jika memasak dengan suhu tinggi dan waktu yang lama, maka akan terbentuk zat karsinogenik (penyebab kanker) pada makanan yg terakumulasi di dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu saya minimalisir waktu memasaknya agar nutrisi dalam makanan dapat terjaga dan mampu diserap tubuh dengan lebih baik..
  13. ➡️ Waktu mengukus labu kuning di sini ideal untuk mengukus tiga potong labu yang totalnya seberat 200 gram. Jika dipotong lebih kecil tentu membutuhkan waktu lebih singkat untuk mengukus labu menjadi matang dan lembut..

Teksturnya yang empuk dan lembut dengan citarasa. Khasiat.co.id - Labu kuning atau waluh adalah buah labu yang sering digunakan sebagai bahan es Kenikmatan buah labu kuning tidak mengalahkan kandungan gizinya yang lengkap untuk kesehatan. Labu kuning atau waluh merupakan bahan pangan yang kaya vitamin A, B, dan C, mineral, serta karbohidrat. Daging buahnya pun mengandung antiokisidan sebagai penangkal pelbagai jenis kanker. Labu kuning atau yang dikenal dengan waluh merupakan salah satu jenis famili Cucurbitaceae atau suku labu-labuan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Resep Pais Labu Kuning Kekinian"

Posting Komentar